Ternate Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara angkat bicara terkait kasus pelecehan seksual berupa begal payudara yang menimpa sejumlah korban di Kota Ternate, Kasus tersebut menjadi perhatian serius karena dinilai menunjukkan masih rentannya ruang publik terhadap tindakan kekerasan seksual.

Direktur Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara, Ikhwanul Kiraam J. Saleh, menyatakan maraknya pemberitaan pelecehan seksual dan kekerasan seksual belakangan ini menjadi ancaman nyata bagi rasa aman masyarakat. Karena itu, kehadiran aparat penegak hukum dinilai sangat penting dalam memberikan perlindungan kepada warga.

Ikhwanul menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Tim Satuan Reserse Kriminal Polres Ternate yang berhasil menangkap pelaku dalam waktu relatif singkat.

“Kami berterima kasih kepada pihak kepolisian yang cepat tanggap memburu pelaku pelecehan seksual hingga berhasil ditangkap,” ujarnya, Kamis (18/6/2026)

Ia bilang, langkah cepat yang dilakukan kepolisian menjadi bukti keseriusan dalam menangani kasus-kasus kekerasan seksual yang meresahkan masyarakat.

Selain memberikan apresiasi kepada aparat kepolisian, Ikhwanul juga mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas, terutama pada malam hari atau ketika melintasi lokasi yang sepi.

“Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Ternate agar selalu berhati-hati saat berkendara dan menghindari jalan-jalan yang sepi, karena lokasi seperti itu kerap dimanfaatkan pelaku untuk menjalankan aksi bejatnya,” katanya.

Lebih lanjut, Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara berharap Polres Ternate terus meningkatkan patroli dan pengawasan di titik-titik rawan guna menciptakan rasa aman bagi masyarakat.

“Kami berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Ternate, terus melakukan pemantauan dan patroli pada waktu-waktu tertentu untuk menjaga keamanan serta memberikan rasa tenang kepada masyarakat,” tambahnya.

Yayasan Rumah Konseling Maluku Utara juga mengajak pemerintah kelurahan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dan berbagai pihak lainnya untuk bersama-sama memperkuat edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan kekerasan seksual, kesehatan mental, serta pentingnya pelaporan terhadap setiap bentuk tindakan pelecehan.

Menurut Ikhwanul, kolaborasi lintas sektor menjadi langkah penting dalam membangun lingkungan yang aman, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial yang memerlukan perhatian bersama di Maluku Utara.(*)