Morotai|Baperone.com — Polemik dugaan judi online (judol) yang menyeret nama Sekretaris Daerah Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, terus memicu dinamika politik birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai. Persoalan yang awalnya dipandang sebagai ranah privat berkembang menjadi perhatian publik dan memunculkan spekulasi terkait reposisi jabatan Sekda.
Di tengah situasi yang berkembang, nama Asisten II Setda Morotai, Ahdad Hi Hasan, mulai diperbincangkan sebagai figur potensial pengganti Umar Ali. Dukungan terhadap Ahdad disebut datang dari sebagian elite birokrasi dan lingkar pemerintahan yang menghendaki penyegaran struktur jabatan.
Selain Ahdad, Kepala Dinas Keuangan Pulau Morotai, Marwan Sidasi, turut masuk dalam bursa kandidat. Marwan dinilai memiliki peluang karena posisi strategisnya dalam pengelolaan keuangan daerah serta kedekatan komunikasi di internal pemerintahan,Kamis,(7/5/2026).
“Dalam seminggu terakhir, terlihat dari aktivitas yang selalu mendampingi Sekretaris Daerah Muhammad Umar Ali di berbagai kegiatan ke Ternate hingga ke Bali, termasuk nampak bahasa tubuhnya gesture dan mimiknya, Marwan meyakini juga memiliki peluang besar. Ia tidak banyak bicara, tapi ada siasat terselubung yang sedang disiapkan untuk merebut kursi 03,” ungkap salah satu sumber.
Meski polemik judol terus berkembang, dukungan terhadap Muhammad Umar Ali di kalangan ASN disebut masih cukup kuat. Sejumlah pimpinan OPD menilai Umar tetap menunjukkan profesionalisme dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Ini murni masalah keluarga yang ditarik ke ranah politik. Digoreng untuk menjatuhkan pak Sekda,” ujar salah satu pimpinan OPD yang enggan disebutkan namanya.
Sampai awal Mei 2026, belum terdapat keputusan resmi terkait pergantian Sekda Pulau Morotai. Muhammad Umar Ali juga masih aktif menjalankan agenda pemerintahan dan mendampingi Bupati dalam berbagai kegiatan resmi.
Situasi birokrasi Morotai saat ini dinilai berada dalam tarik-menarik kepentingan politik dan kekuasaan. Kendati sejumlah nama mulai bermunculan, keputusan akhir terkait posisi Sekda tetap berada di tangan Bupati Pulau Morotai.(*)


Tinggalkan Balasan