Morotai PT Berkah Freshindo Tuna (BST) resmi melakukan ekspor perdana hasil perikanan tuna dari fasilitas Cold Storage Kostor Daeo, Kabupaten Pulau Morotai, Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor perikanan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Ekspor dilakukan menggunakan empat unit kontainer dengan total muatan sekitar 39 ton ikan tuna yang dikirim ke Jakarta. Seluruh hasil perikanan tersebut merupakan kerja sama PT BST dengan para pengepul tuna di berbagai desa di Pulau Morotai.

Direktur PT Berkah Freshindo Tuna, Hendra, mengatakan ekspor perdana tersebut menjadi bukti keseriusan perusahaan dalam mengembangkan potensi kelautan Morotai.

“Kegiatan ekspor hari ini menjadi langkah awal kami dalam memperkuat posisi Morotai sebagai salah satu pusat perikanan tuna berkualitas. Empat kontainer dengan total sekitar 39 ton ikan tuna berhasil kami kirim ke Jakarta, hasil kerja sama dengan para pengepul di berbagai wilayah,” ujar Hendra.

Hendra, Direktur PT Berkah Freshindo Tuna saat diwawancarai oleh awak media.|Foto: Istimewa

“PT BST terus berkomitmen membangun sistem industri perikanan yang modern melalui penguatan cold storage, peningkatan kapasitas rantai pasok, serta kolaborasi langsung dengan nelayan dan supplier lokal. Hal ini dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan kualitas dan nilai jual hasil tangkapan laut Morotai,” tambahnya.

Menurut Hendra, perusahaan menargetkan pengumpulan ikan tuna hingga 10 ton per hari dari berbagai titik pengepul di Morotai.

“Kami terus membangun sistem yang terintegrasi, mulai dari nelayan, supplier, hingga distribusi akhir. Kunci utamanya adalah menjaga kualitas ikan melalui sistem cold chain dan stabilitas es sejak dari lokasi penangkapan,” jelasnya.

Pemerintah daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Pulau Morotai turut mengapresiasi langkah PT BST yang kini mampu memperkuat ekonomi daerah dan membuka peluang kesejahteraan bagi masyarakat pesisir.(*)