Halmahera Timur, baperone — Salah satu korban longsor bernama Rifaldi Datunsolang, warga Kecamatan Baituna, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Sulawesi Utara, yang tertimbun longsor di area tambang PT Mega Haltim Mineral, berhasil ditemukan oleh Tim SAR gabungan pada Minggu, 25 Januari 2026.

Setelah ditemukan, jenazah korban langsung dievakuasi. Namun sebelum dipulangkan ke kampung halaman, pihak keluarga meminta dilakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Manado pada Senin, 26 Januari 2026, guna memastikan identitas jenazah.

Usai autopsi dan dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah Rifaldi Datunsolang, pihak keluarga membawa jenazah menggunakan mobil ambulans menuju kampung halaman untuk dimakamkan.

Jenazah tiba di Kecamatan Baituna pada Selasa, 27 Januari 2026, sekitar pukul 03.00 Wita, dan dimakamkan pada pukul 06.00 Wita.

Salah satu keluarga korban, Lan Tombinawa, saat dikonfirmasi wartawan melalui pesan WhatsApp pada Selasa (27/1/2026), membenarkan bahwa korban longsor telah ditemukan.

“Korban ditemukan pada hari Minggu dan jenazahnya tiba di Manado pada Senin. Kemudian tiba di Bolmut sekitar pukul tiga dini hari dan dikebumikan pukul enam pagi,” ujar Lan.

Menurut Lan, sebelum dibawa ke Bolmut, jenazah terlebih dahulu menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Manado.

“Autopsi dilakukan untuk memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Rifaldi Datunsolang,” tambahnya.

Ia menegaskan, setelah proses autopsi selesai dan identitas dipastikan, jenazah langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan.

Sementara itu, satu korban longsor lainnya bernama Kenel Palilingan hingga kini masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR gabungan.

Sebagai informasi, Rifaldi Datunsolang merupakan satu dari tiga pekerja PT Halmahera Transportasi Energi yang dilaporkan tertimbun longsor di area tambang PT Mega Haltim Mineral, Desa Ekor, Kecamatan Wasilei Selatan, pada Jumat sore, 16 Januari 2026.