Morotai — Satresnarkoba Polres Pulau Morotai mulai mendorong pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba melalui kegiatan Sambang Kampung Bebas Narkoba di Desa Daruba, Kecamatan Morotai Selatan, Selasa (21/7/2026) pukul 09.45 WIT.
Personel Satresnarkoba memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat sekaligus menyampaikan rencana pembentukan Posko Kampung Bebas Narkoba. Desa Daruba diharapkan menjadi pilot project atau desa percontohan bebas narkoba bagi desa lain di Kabupaten Pulau Morotai.
Program ini melibatkan Polri, pemerintah desa, tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, serta masyarakat dalam membangun sistem pencegahan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika berbasis partisipasi warga.
Kapolres Pulau Morotai AKBP drh. Dedi Wijayanto, S.H. mengatakan perang terhadap narkoba bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi seluruh komponen masyarakat.
“Narkoba merupakan ancaman nyata bagi masa depan generasi muda dan ketahanan bangsa. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat Pulau Morotai untuk bersama-sama menolak, melawan, dan melaporkan setiap bentuk penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika,” ucapnya
“Pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba adalah langkah preventif yang kami harapkan mampu membangun budaya hidup sehat dan menciptakan lingkungan yang aman bagi generasi penerus,” tambahnya.
Kapolres mengingatkan penyalahgunaan dan peredaran narkotika merupakan tindak pidana serius yang ditangani berdasarkan peraturan perundang-undangan, termasuk Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, KUHP (UU Nomor 1 Tahun 2023), dan KUHAP.
Wakapolres Pulau Morotai Kompol Jamaluddin, S.A.P. menegaskan keberhasilan pemberantasan narkoba sangat bergantung pada kepedulian masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk tidak takut memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan atau peredaran narkoba. Kerja sama masyarakat merupakan kunci keberhasilan dalam menjaga Pulau Morotai tetap aman, sehat, dan bebas dari narkotika,”
Menurutnya, edukasi sejak dini kepada keluarga dan generasi muda menjadi benteng utama agar tidak mudah terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba.
Ps. Kasat Resnarkoba Polres Pulau Morotai IPDA Tutur Wisudho, S.H. menjelaskan pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba merupakan strategi pencegahan dengan mengedepankan partisipasi masyarakat.
“Kami ingin membangun kesadaran bahwa memberantas narkoba dimulai dari lingkungan keluarga dan desa. Posko Kampung Bebas Narkoba nantinya diharapkan menjadi pusat edukasi, koordinasi, serta wadah pelaporan apabila ditemukan indikasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan masyarakat,”
Ia menambahkan Satresnarkoba akan terus melakukan sosialisasi, penyuluhan hukum, dan pendekatan humanis untuk memperkuat pencegahan serta memutus mata rantai peredaran gelap narkotika.
Polres Pulau Morotai mengimbau masyarakat menjauhi narkoba dan meningkatkan pengawasan terhadap anak serta anggota keluarga. Dugaan penyalahgunaan atau peredaran narkotika dapat dilaporkan kepada kepolisian terdekat atau melalui layanan Kepolisian 110.
Kegiatan Sambang Kampung Bebas Narkoba di Desa Daruba berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Polres Pulau Morotai berkomitmen memperluas pembentukan Kampung Tangguh Bebas Narkoba demi melindungi generasi muda dan mewujudkan lingkungan yangaman serta bebas narkotika.(*)

Tinggalkan Balasan