Morotai, Baperone.com — Upaya penguatan pemahaman hak asasi manusia (HAM) di kalangan pelajar kembali digelar melalui pendekatan edukatif dan partisipatif. Human Rights Ternate bersama Samurai Maluku Utara Distrik Unipas melaksanakan sosialisasi di Madrasah Aliyah Nurul Yakin Sangowo, Kecamatan Morotai Timur, Kabupaten Pulau Morotai, kemarin, Selasa (5/5/2026).

Agenda bertajuk “Pendidikan Hak Asasi Manusia bagi Pelajar”menghadirkan ruang pembelajaran kritis bagi siswa untuk memahami prinsip dasar HAM serta relevansinya dalam kehidupan sosial, khususnya di lingkungan sekolah.

Koordinator Human Rights Ternate, Fahry Haya, hadir sebagai pemateri utama. Ia memaparkan konsep dasar HAM sebagai hak inheren yang melekat pada setiap manusia sejak lahir, serta mengaitkannya dengan kerangka hukum nasional.

“Jika merujuk Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999, hak asasi manusia merupakan seperangkat hak yang wajib dihormati, dijunjung tinggi, serta dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan setiap orang,” katanya.

Materi disampaikan melalui presentasi visual guna meningkatkan efektivitas pemahaman siswa. Selain itu, sesi diskusi interaktif membuka ruang dialog antara pemateri dan peserta.

Salah satu siswa, Ibnu Sabil, menyoroti peran guru dalam membentuk karakter siswa dalam perspektif HAM. Menanggapi hal itu, Fahry menegaskan bahwa guru memiliki posisi strategis dalam menanamkan nilai-nilai kemanusiaan di lingkungan pendidikan.

“Guru bukan hanya pengajar, tetapi juga agen pembentukan kesadaran etis dan moral siswa,” imbuhnya.

Pada akhir kegiatan, Saldan selaku tenaga pendidik menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan sosialisasi tersebut. Ia berharap kegiatan serupa dapat dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkaya wawasan siswa di luar kurikulum formal.

“Kegiatan seperti ini memberi kontribusi penting dalam memperluas pemahaman siswa terkait nilai-nilai HAM,” jelasnya.

Sosialisasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran pelajar agar lebih memahami, menghormati, serta menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun dalam masyarakat luas.(*)