Morotai, Baperone — Kondisi jalan berlubang yang tergenang air saat musim hujan di Kecamatan Morotai Selatan, Kabupaten Pulau Morotai, hingga kini belum juga diperbaiki oleh pemerintah daerah. Padahal, kerusakan pada sejumlah ruas jalan tersebut sudah terjadi sejak sekitar dua tahun terakhir.Jumat(27/3/2026)
Ironisnya, jalan yang rusak itu merupakan akses utama menuju kantor Bupati Pulau Morotai di Kecamatan Morotai Selatan
Di beberapa titik, lubang berukuran cukup besar terlihat di badan jalan dan berpotensi membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Berdasarkan pantauan warga, kerusakan jalan terlihat cukup parah. Aspal jalan banyak yang terkelupas dan menyisakan kerikil berserakan di badan jalan. Kondisi yang kini membuat pengendara harus ekstra hati-hati agar tidak terperosok ke dalam lubang.
Pada tahun 2024, saat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Morotai masih dipimpin oleh Hairil Hukum, warga mengaku telah menyampaikan keluhan terkait kondisi jalan yang mulai rusak. Namun hingga jabatan kepala dinas berpindah ke Fahmi Usman, perbaikan jalan belum juga terealisasi.
Salah satu warga Lemonade, Rahmat, mengatakan jalan yang kian dikeluhkan oleh warga,sudah lama mengalami kerusakan, namun belum mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai.
“Ini jalan sudah rusak dari tahun kemarin, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan. Kalau hujan, air tergenang di lubang dan sangat berbahaya bagi pengendara, apalagi ini jalan menuju pusat pemerintahan,” ujar Rahmat
Menurutnya, kerusakan jalan ini tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan pengendara yang melintas setiap hari.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Pulau Morotai, Fahmi Usman, belum memberikan tanggapan saat dikonfirmasi melalui aplikasi WhatsApp. Pesan yang dikirim wartawan diketahui telah terbaca, namun hingga berita ini diturunkan belum ada jawaban resmi dari yang bersangkutan.


Tinggalkan Balasan