Ternate,Pulau Hiri,baperone–semangat kebersamaan dan pelestarian tradisi maritim kembali menguat di Pulau Hiri. Sejumlah pemuda dari wilayah Togolobe dan Mado resmi menggelar pertemuan pembentukan awal Festival Oti side (Perahu Layar) dalam sebuah musyawarah yang berlangsung sederhana namun penuh antusias.
Sabtu,(21/2/2026)

Pertemuan pembentukan panitia tersebut dilaksanakan di Homestay milik Abdul Kadir Rakib yang berlokasi di Kelurahan Togolobe,wilayah pesisir Pulau Hiri. Tempat tersebut dipilih sebagai simbol keterbukaan dan dukungan tokoh masyarakat terhadap inisiatif generasi muda dalam menghidupkan kembali tradisi perahu layar.

Dalam forum tersebut, para peserta musyawarah menyepakati pembentukan struktur kepanitiaan Festival Oti side, termasuk penunjukan ketua panitia dan pembagian tugas teknis. Festival ini dirancang sebagai ajang lomba dan parade perahu layar tradisional yang akan melintasi jalur laut Pulau hiri

Ketua panitia Festival Oti side, Jumhar Malik, menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar perlombaan, melainkan momentum kebangkitan identitas maritim masyarakat Pulau Hiri.

“Festival Oti side adalah bentuk kecintaan kami terhadap budaya perahu layar yang sudah diwariskan turun-temurun. Ini bukan hanya soal lomba, tetapi bagaimana kita menjaga tradisi dan mempererat persaudaraan antara masyarakat dan pemuda,” ujar Jumhar kepada Wartawan,Minggu(21/2/2026)

Ia juga menambahkan bahwa panitia akan mengedepankan aspek keselamatan peserta serta melibatkan para nelayan berpengalaman dalam teknis pelaksanaan lomba. Selain itu, pihaknya akan membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat agar festival ini benar-benar menjadi milik bersama.

Sementara itu, Abdul Kadir Rakib selaku pemilik Homestay yang dijadikan rapat pembentukan panitia,menyampaikan apresiasinya atas semangat pemuda yang berinisiatif membentuk festival berbasis budaya tersebut.

“Saya bangga karena anak-anak muda tidak hanya bicara, tetapi langsung bergerak. Homestay ini terbuka untuk kegiatan positif seperti ini. Tradisi perahu layar adalah jati diri masyarakat pesisir, dan harus terus dirawat,” ungkapnya.

https://baperone.com

Sekedar informasi,Rencananya Festival Oti side (Perahu Layar) dilaksanakan pada bulan Agustus 2026 mendatang, kegiatan ini menjadi penanda bangkitnya semangat kolektif masyarakat pesisir Pulau Hiri. Jika berjalan sesuai rencana, festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya meriah, tetapi juga sarat makna budaya dan sejarah.