Morotai — Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mendorong mahasiswa baru Universitas Pasifik (Unipas) Morotai untuk memanfaatkan perkembangan teknologi digital sebagai sarana berkarya sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Cristian Pawane, saat menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unipas Morotai dengan tema “Unipas Berkarya, Unggul Wujudkan Generasi yang Berbasis Digital Menuju Indonesia Emas 2045.”

Kegiatan tersebut dihadiri Rektor Unipas Morotai bersama civitas akademika, panitia PKKMB, serta mahasiswa baru.

Dalam sambutannya, Rio menyampaikan ucapan selamat datang kepada mahasiswa baru Unipas Morotai. Menurutnya, tema PKKMB tahun ini relevan dengan perkembangan zaman yang semakin dipengaruhi oleh kemajuan teknologi digital.

Namun, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkannya untuk menghasilkan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Teknologi hanyalah alat. Yang menentukan masa depan adalah manusia yang memiliki ilmu, karakter, dan integritas dalam menggunakannya,” ujar Rio.

Rio juga mendorong mahasiswa untuk memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan serta mengambil bagian dalam pembangunan Kabupaten Pulau Morotai. Ia menekankan pentingnya wawasan yang luas dengan tetap menjunjung budaya dan kearifan lokal.

“Jadilah mahasiswa yang cerdas dalam berpikir, santun dalam bersikap, kuat dalam karakter, dan berani bermimpi besar,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Rio menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dalam mendukung pengembangan pendidikan dan keberadaan Unipas sebagai salah satu perguruan tinggi di daerah.

Menurut Rio, dukungan pemerintah daerah terhadap mahasiswa Unipas juga diberikan melalui bantuan subsidi pendidikan. Ia berharap Unipas terus meningkatkan kualitasnya dan mampu menghasilkan sumber daya manusia Morotai yang memiliki daya saing.

Pemkab Morotai, kata Rio, juga berharap Unipas ke depan dapat berstatus sebagai perguruan tinggi negeri.

Sementara itu, Rektor Unipas Morotai, Irfan Hi. Abd. Rahman, menyampaikan apresiasi kepada Bupati dan Wakil Bupati Morotai atas dukungan pemerintah daerah terhadap peningkatan sumber daya manusia melalui bantuan anggaran hibah untuk biaya semester mahasiswa.

Menurut Irfan, dukungan tersebut tetap diberikan meskipun pemerintah daerah menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Ia meminta mahasiswa penerima bantuan memanfaatkan fasilitas tersebut secara bertanggung jawab sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Irfan menjelaskan, bantuan biaya semester tersebut diberikan dengan ketentuan penerima dan masa pembiayaan, yakni mulai semester pertama hingga semester kedelapan.

“Bantuan dari pemerintah daerah ini harus dimanfaatkan dengan baik,” harapnya.

Kegiatan PKKMB kemudian ditutup dengan pesan kepada mahasiswa baru untuk mengikuti proses perkuliahan dengan sungguh-sungguh, menghormati dosen dan orang tua, serta menjaga nama baik almamater.

“Selamat belajar, selamat berkarya, dan selamat menempuh perjalanan baru sebagai mahasiswa,” tutup Rio.