Morotai — Sejumlah titik di pusat Kota Daruba, Kabupaten Pulau Morotai, masih dipenuhi sampah plastik menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kondisi tersebut terlihat di tengah persiapan berbagai kegiatan peringatan HUT RI di daerah tersebut.
Berdasarkan pantauan awak media pada Jumat (14/8/2026), terdapat puluhan tumpukan sampah yang berserakan di sejumlah titik vital di Kota Daruba. Sampah yang terlihat antara lain berupa sampah plastik dan berbagai jenis sampah lainnya.
Pada saat yang sama, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai tengah mempersiapkan sejumlah agenda dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI. Upacara peringatan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Merah Putih, disertai sejumlah kegiatan lain, di antaranya gerak jalan dan poco-poco.
Kondisi kebersihan tersebut mendapat perhatian dari warga. Akit, salah seorang warga, meminta pemerintah daerah, khususnya Dinas Lingkungan Hidup (DLH), melakukan penanganan terhadap tumpukan sampah di sejumlah titik tersebut.
“Jangan sampai pemerintah sibuk menyiapkan lomba dan acara HUT, sementara lingkungan yang menjadi wajah daerah justru dibiarkan penuh sampah. DLH seharusnya sudah bergerak sejak awal,” kata Akit.
Menurut Akit, persoalan sampah di Kota Daruba bukan merupakan kejadian baru. Ia menyebut penumpukan sampah kembali terjadi setelah sebelumnya dilakukan pembersihan.
“Ini bukan baru terjadi hari ini. Kalau pemerintah serius, persoalan seperti ini tidak boleh terus berulang. Jangan nanti setelah disorot baru dibersihkan,” ujarnya.
Akit juga meminta penanganan kebersihan dilakukan secara berkelanjutan dan tidak hanya menjelang pelaksanaan kegiatan atau agenda besar pemerintah daerah.
“Jangan hanya mengejar kemeriahan HUT. Wajah kota juga harus diperhatikan. Kalau pusat kota saja masih dipenuhi sampah, ini harus menjadi bahan evaluasi pemerintah,” katanya.
Ia menilai peringatan HUT ke-81 RI dapat menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan kebersihan lingkungan di pusat kota.
“Makna kemerdekaan bukan hanya lomba dan seremoni. Pemerintah juga harus mampu menghadirkan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman bagi masyarakat,” tegasnya.
Akit meminta Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai dan DLH segera melakukan pembersihan di titik-titik yang terdapat tumpukan sampah. Selain itu, ia meminta pemerintah membenahi sistem pengangkutan dan tempat pembuangan sampah agar penumpukan tidak kembali terjadi.
“Persoalan ini saya sebut ‘rombengan’ karena sudah berulang-ulang. Dibicarakan, dibersihkan, lalu muncul lagi. Kalau pemerintah serius, harus ada solusi permanen, bukan sekadar bertindak ketika mendapat sorotan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Dinas Lingkungan Hidup maupun panitia HUT ke-81 RI mengenai kondisi kebersihan tersebut, termasuk langkah penanganan yang akan dilakukan.

Tinggalkan Balasan