Halbar — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Hein Namotemo (UHN) yang bertugas di Desa Togola Wayoli, Kecamatan Ibu, Kabupaten Halmahera Barat, menggelar bimbingan belajar akuntansi bagi siswa-siswi SD Inpres 24 Halmahera Barat.
Program pengabdian kepada masyarakat itu bertujuan meningkatkan kemampuan dasar berhitung sekaligus memperkenalkan pengelolaan keuangan sejak usia dini kepada para pelajar.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN-T menyampaikan materi akuntansi sederhana yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman anak-anak sekolah dasar, Materi pembelajaran meliputi cara menghitung pemasukan dan pengeluaran, pentingnya menabung, pencatatan transaksi sederhana, hingga pengelolaan uang secara bijak dalam kehidupan sehari-hari.
Koordinator Lapangan (Korlap) KKN-T Desa Togola Wayoli, Jeis Djurubasa, mengatakan pengenalan akuntansi sejak usia dini penting untuk membentuk pola pikir yang teratur, teliti, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.
“Melalui pembelajaran ini, kami ingin menanamkan pemahaman kepada anak-anak bahwa mencatat dan mengelola uang merupakan keterampilan penting yang dapat membantu mereka dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, pembelajaran akuntansi juga dapat melatih kemampuan berhitung dan berpikir logis,” ujar Jeis.

Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif dan menyenangkan, Para siswa tampak antusias mengikuti setiap sesi pembelajaran yang dikemas melalui permainan edukatif, latihan berhitung, serta simulasi pencatatan keuangan sederhana, Metode yang digunakan membuat peserta lebih mudah memahami materi yang disampaikan.
Pihak SD Inpres 24 Halmahera Barat turut memberikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa KKN-T Universitas Hein Namotemo yang menghadirkan pembelajaran tambahan bagi para siswa. Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan pengalaman belajar baru sekaligus mendorong semangat belajar anak-anak di lingkungan sekolah.
Jeis menjelaskan, bimbingan belajar akuntansi menjadi salah satu upaya mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Desa Togola Wayoli.
“Pendidikan tidak hanya berfokus pada pengetahuan akademik, tetapi juga membangun keterampilan hidup yang bermanfaat. Literasi keuangan merupakan salah satu bekal penting yang perlu dikenalkan sejak dini,” katanya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN-T Universitas Hein Namotemo berharap ilmu yang diperoleh para siswa dapat menjadi bekal untuk tumbuh menjadi pribadi yang lebih cerdas, disiplin, dan bijak dalam mengelola keuangan.
“Harapannya, anak-anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri sejak dini dan memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi masa depan,” tutup Jeis.(*)


Tinggalkan Balasan