Ternate,Baperone — Program Studi (Prodi) Ilmu Politik Universitas Muhamadiyah Maluku Utara,terus menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu pilihan strategis bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier di bidang pemerintahan, politik, dan sektor publik.Hal ini tidak terlepas dari kualitas sumber daya pengajar yang dimiliki, di mana prodi ini didukung oleh staf pengajar berkualifikasi magister (S2) dan doktor (S3) dari berbagai universitas ternama di Indonesia.

Selain itu, Prodi Ilmu Politik juga telah mengantongi akreditasi B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi, yang menjadi indikator bahwa mutu pendidikan yang diberikan telah memenuhi standar nasional.Capaian itu menjadi nilai tambah bagi lulusan untuk mampu bersaing di dunia kerja sekaligus membuka peluang lebih luas dalam mengakses beasiswa maupun melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi.

Lulusan Prodi Ilmu Politik sendiri telah banyak terserap di berbagai sektor strategis,Mulai dari Aparatur Sipil Negara (ASN), komisioner KPU, akademisi atau dosen, jurnalis, hingga profesional di sektor perbankan.Bahkan, sejumlah alumni juga terjun langsung ke dunia politik sebagai anggota legislatif, staf ahli pemerintahan, konsultan politik, aktivis organisasi kemasyarakatan, serta peneliti di lembaga riset dan LSM.

Dari sisi pembiayaan pendidikan, mahasiswa Prodi Ilmu Politik memiliki akses terhadap berbagai program beasiswa, seperti KIP Kuliah, beasiswa PLN, beasiswa Pemerintah Daerah Halmahera Tengah (Pemda Halteng), serta berbagai bantuan pendidikan lainnya dari pemerintah maupun lembaga swasta.

Ketua Prodi Ilmu Politik, Sosiawati,S.Ip,M.Si menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil dari komitmen bersama dalam menjaga kualitas pendidikan dan memperluas akses bagi mahasiswa.

“Kami tidak hanya fokus pada penguatan akademik, tetapi juga memastikan mahasiswa memiliki ruang untuk berkembang, baik melalui riset, organisasi, maupun keterlibatan langsung dalam isu-isu sosial dan politik,” ujarnya,Sabtu,(18/4/2026)

Ia menambahkan, keberadaan dosen berkualifikasi tinggi menjadi kekuatan utama dalam membentuk karakter dan kapasitas intelektual mahasiswa.

“Dengan dukungan dosen S2 dan S3, kami ingin memastikan lulusan Ilmu Politik tidak hanya kuat dalam teori, tetapi juga memiliki kemampuan analisis dan praktik yang relevan dengan kebutuhan zaman,” Katanya

https://baperone.com

Sosiawati juga menekankan pentingnya akses beasiswa sebagai upaya membuka kesempatan pendidikan yang merata.

“Kami terus mendorong mahasiswa untuk memanfaatkan berbagai program beasiswa yang tersedia. Harapannya, tidak ada lagi mahasiswa yang terkendala biaya untuk melanjutkan pendidikan,” tegasnya.

Dengan berbagai keunggulan yang ada, Prodi Ilmu Politik optimistis dapat terus melahirkan generasi muda yang kritis, berintegritas, serta mampu berkontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun nasional.(*)