Tidore|Baperone.com Pemerintah Kota Tidore Kepulauan resmi membuka Festival KABATA (Kolaborasi Adat se Atoran) yang dipusatkan di Dusun Paceda, Kecamatan Oba Tengah, Kemarin, Rabu (13/5/2026). Festival yang digagas pemuda dan pelajar Dusun Paceda itu diproyeksikan masuk dalam kalender event tahunan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya lokal.

Pembukaan festival berlangsung khidmat sekaligus meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Muhammad Sinen, Husain Alting Sjah, Ishak Naser, anggota DPRD, unsur Forkopimda, perwakilan Polresta Tidore, tokoh agama, hingga para kepala desa se-Kecamatan Oba Tengah.

Dalam sambutannya, Wali Kota Tidore, Muhammad Sinen, menyampaikan apresiasi terhadap tema kegiatan “Sorame Agam Ngofa Loa ma Munara”. Ia menilai festival budaya seperti KABATA menjadi langkah penting menjaga identitas lokal di tengah perkembangan teknologi dan modernisasi.

“Kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam menjaga dan mengembangkan seni budaya warisan leluhur. Di tengah kemajuan zaman, budaya lokal harus tetap hidup dan menjadi kebanggaan, terutama bagi generasi muda di Dusun Paceda,” ujar Muhammad Sinen.

Ia juga memuji semangat gotong royong yang ditunjukkan panitia dari kalangan pemuda dan pelajar bersama masyarakat setempat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun desa yang harmonis, kreatif, dan tetap berakar pada nilai budaya.

Pemerintah Kota Tidore Kepulauan berharap Festival KABATA tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda dalam mengembangkan bakat, kreativitas, dan kecintaan terhadap tradisi daerah.

“Jadikan kegiatan ini sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan sekadar mencari kemenangan. Kami berharap acara ini berjalan aman, lancar, dan sukses hingga selesai,” imbuhnya.

Di akhir sambutan, Wali Kota Tidore turut memberikan motivasi kepada seluruh peserta lomba agar tampil percaya diri dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas serta aturan yang telah ditetapkan panitia pelaksana.(*)