Morotai, Baperone-com — Upaya panjang masyarakat Desa Tiley, Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, Provinsi Maluku Utara, akhirnya membuahkan hasil. Setelah melalui perjuangan sejak tahun 2022, program normalisasi Sungai Tiley resmi dimulai pada Minggu, 26 April 2026 yang lalu.
Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Desa Tiley dan Balai Wilayah Sungai Maluku Utara dalam rangka mengatasi persoalan banjir yang kerap melanda wilayah terdampak.
Kepala Desa Tiley, Sugiatno Wongsosumito, dikenal sebagai sosok yang konsisten memperjuangkan aspirasi petani sawah di desanya. Sejak menjabat sebagai kepala desa, ia aktif menyuarakan kebutuhan normalisasi sungai kepada pihak terkait hingga akhirnya terealisasi pada tahun 2026.
“Alhamdulillah, hasil dari perjuangan panjang masyarakat dan doa bersama. Kami ingin memastikan petani sawah tidak lagi terdampak banjir akibat luapan sungai,” ujar Sugiatno, Jumat,(1/5/2026)
Sementara itu, pihak Balai Wilayah Sungai Maluku Utara menjelaskan bahwa proses pengerukan sedimentasi sungai ditargetkan rampung dalam waktu lima minggu. Untuk mendukung pekerjaan, satu unit ekskavator telah diturunkan dan akan beroperasi selama enam jam setiap hari.
“Kami menargetkan alur sungai kembali normal agar mampu menampung debit air secara maksimal,” ungkap Kepala BWS Maluku Utara pada bulan lalu
Namun demikian, persoalan lingkungan juga menjadi perhatian. Sugiatno menyoroti kebiasaan sebagian warga yang masih membuang sampah ke sungai, sehingga memperparah kondisi pendangkalan.
“Tiap hujan deras, air sungai pasti meluap. Salah satu penyebabnya adalah pembuangan sampah sembarangan oleh warga, sehingga air menjadi keruh dan aliran tersumbat,” jelasnya.
Selama proyek berlangsung, diharapkan normalisasi ini mampu mengurangi risiko banjir yang selama ini mengancam permukiman warga dan lahan pertanian.
Di akhir pernyataannya, Sugiatno menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah dan pihak Balai Wilayah Sungai Maluku Utara atas dukungan dan kerja sama yang telah terjalin.
“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan BWS Maluku Utara yang telah membantu mewujudkan harapan masyarakat Desa Tiley,” tutupnya saat dikonfirmasi melalui Via WhatsApp.(*)


Tinggalkan Balasan