Ternate, Baperone — Ikatan Pelajar Mahasiswa Waitina (IPMW) di Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara, sukses menggelar Musyawarah Besar (Mubes) ke-14.

Kegiatan tersebut berlangsung dengan lancar dan menjadi momentum penting dalam menentukan arah kepemimpinan organisasi untuk periode selanjutnya.

Dalam forum musyawarah tersebut, Agil Umasangaji maju sebagai kandidat tunggal. Melalui mekanisme sidang Mubes, peserta secara mufakat menetapkan Agil sebagai formatur terpilih yang akan memimpin IPMW untuk periode 2026–2028.

‎Mengusung slogan “Feki Gia Dadi Pia”, Agil diharapkan mampu membawa IPMW tetap konsisten sebagai organisasi kaderisasi sekaligus ruang kekeluargaan bagi pelajar dan mahasiswa asal Waitina.

Selain itu, IPMW juga diharapkan dapat menjadi rumah bersama serta wadah berproses bagi pelajar, mahasiswa, dan pemuda Waitina, khususnya yang berada di Kota Ternate.

Dalam keterangannya, Agil menyampaikan bahwa perkembangan digitalisasi saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi organisasi kemahasiswaan untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman.

“Perkembangan digitalisasi sekarang ini memberikan tantangan tersendiri bagi saya untuk menjadikan IPMW sebagai organisasi yang mampu mengikuti arus perkembangan zaman, sekaligus menjadi wadah belajar dan mitra kritis pemerintah, khususnya sebagai agen kontrol terhadap pemerintah Desa Waitina,” ujar Agil.

‎Ia juga menegaskan komitmennya untuk merangkul berbagai elemen masyarakat Waitina, terutama pelajar, mahasiswa, pemuda, dan organisasi kepemudaan seperti karang taruna, agar dapat berkolaborasi dalam membangun gagasan-gagasan kritis demi kemajuan desa di masa mendatang.

Melalui kepemimpinan yang baru, diharapkan IPMW tidak hanya menjadi organisasi yang aktif dalam kegiatan internal, tetapi juga mampu memberikan kontribusi pemikiran dan peran sosial bagi pembangunan masyarakat Waitina secara lebih luas.