UpTernate — Bukan sekadar mengejar garis finis, 178 peserta Fun Run Pulau Hiri harus menaklukkan jalur menantang sepanjang 10,61 kilometer yang mengelilingi Pulau Hiri, Kota Ternate.

Mengusung tema “Marimoi Hiri: Berlari, Berkarya, Berbudaya”, ajang lari ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi para peserta, Selain menguji kemampuan fisik, kegiatan tersebut juga menjadi wadah untuk memperkenalkan kekayaan budaya, potensi wisata, serta mendukung pelaku UMKM lokal, Minggu, (2/8/2026).

Rute tanjakan dari Kelurahan Mado menuju Fahudu menjadi salah satu bagian yang paling menguras tenaga bagi para pelari.

Peserta kategori perempuan, Rohana Ardiati, mengaku jalur tersebut menjadi tantangan tersulit yang harus dilewati. Namun, ia menilai medan berat itu justru menjadi kesempatan untuk mengukur sejauh mana hasil latihan yang telah dilakukan.

“Semoga Fun Run Pulau Hiri yang dilaksanakan oleh mahasiswa UGM setiap tahun terus dilaksanakan karena banyak sisi positif yang dapat diambil oleh pelari daerah,” ujar Rohana kepada Baperone.com.

Dalam perlombaan tersebut, kategori perempuan dimenangkan Fiki Nafila sebagai juara pertama. Leni Masuang menyusul di posisi kedua, sementara Rohana Ardiati finis di posisi ketiga.

Pada kategori laki-laki, Fahrul M. Rozy Bachmid berhasil menjadi yang tercepat dan meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati Risaldi Adam Saleh, disusul Jufal Karim di urutan ketiga.

Ketua Panitia Fun Run Pulau Hiri, Fadhil Rizqullah, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai ajang olahraga, tetapi juga sebagai media memperkenalkan Pulau Hiri kepada masyarakat luas.

Menurutnya, tema “Marimoi Hiri” menggambarkan semangat untuk menjaga budaya sekaligus membuka peluang promosi wisata daerah.

“Melalui event ini kami berharap orang-orang mengetahui bahwa budaya di Hiri masih terjaga, menarik untuk dikunjungi, dan memiliki potensi wisata yang sangat besar,” kata Fadhil.

Selain olahraga dan promosi wisata, Fun Run Pulau Hiri juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Fadhil menjelaskan, salah satu pembeda Hiri Fest tahun ini adalah pemberian voucher kepada seluruh peserta yang dapat digunakan di tenant UMKM.

“Melalui sistem voucher ini, UMKM mendapatkan manfaat langsung dari kegiatan lari sehingga perputaran ekonomi masyarakat juga ikut meningkat,” ungkapnya.

Dengan konsep menggabungkan olahraga, budaya, dan ekonomi kreatif, Fun Run Pulau Hiri diharapkan dapat menjadi agenda tahunan yang semakin dikenal dan menarik lebih banyak peserta dari berbagai daerah.(*)