Ternate, Baperone.com — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Ternate mengangkut sekitar 8 ton sampah dari kali mati di Kelurahan Mangga Dua, Rabu, (28/10/2026), Penumpukan sampah di kawasan itu mendorong perlunya pembersihan berkelanjutan dan peningkatan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Kepala Bidang Persampahan DLH Kota Ternate, Asmal Lahiaro, mengatakan petugas dijadwalkan kembali melakukan pembersihan pada Kamis, 29 Oktober 2026. Sebelum kegiatan lanjutan itu, DLH telah berkoordinasi dengan camat dan lurah terkait penanganan sampah di kawasan Bastiong dan Mangga Dua.
“Tadi saya sudah lakukan koordinasi dengan Pak Camat maupun Pak Lurah, besok kita masih turun adakan pembersihan lagi di situ,” ujar Asmal.
Ia menjelaskan, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan pengangkutan, tetapi juga kebiasaan warga membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang ke kali mati, selokan, dan barangka berpotensi menumpuk kembali apabila tidak diimbangi kesadaran menjaga lingkungan.
“Karena itu memang perilaku warga yang memang belum menyadari bahwa risiko daripada buang sampah sembarangan, di kali mati,” katanya.
Untuk sementara, DLH memusatkan pembersihan di sejumlah titik di tengah kota. Lokasi yang menjadi sasaran meliputi Toboko–Kota Baru, kawasan sisi utara, serta barangka di sekitar Bambu Kuring, Pertamina, dan depan Hypermart.
Pembersihan juga dilakukan di wilayah lain sesuai kebutuhan, Asmal mengungkapkan, beberapa hari sebelumnya petugas telah membersihkan kawasan Kelurahan Kampung Makassar Barat dengan volume sampah yang cukup besar.

“Beberapa hari lalu itu torang (kami) ada pembersihan di daerah Kelurahan Kampung Makassar Barat, itu memang luar biasa volume sampahnya,” ujar Asmal.
Asmal menegaskan, upaya menjaga kebersihan kota membutuhkan kesadaran bersama, Pengangkutan sampah oleh petugas perlu diikuti kebiasaan warga membuang sampah pada tempatnya agar penumpukan tidak terus berulang.
“Kalau persoalan kebersihan ini, kalau semua stakeholder juga sudah menyadari berarti dengan sendirinya tercipta kota yang baik dan bersih,” tuturnya.
Dalam kegiatan pembersihan di kali mati Mangga Dua, DLH memperkirakan sekitar 8 ton sampah berhasil diangkut, Volume itu memperlihatkan besarnya sampah yang harus ditangani agar lingkungan kota tetap bersih dan saluran air tidak dipenuhi sampah.(*)

Tinggalkan Balasan