Pulau Hiri — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) IAIN Ternate bersama pemuda Kelurahan Mado, Pulau Hiri, menggelar rapat persiapan perayaan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, Pertemuan itu membahas kesiapan kegiatan yang melibatkan masyarakat, terutama anak-anak dan pemuda, Kemarin, Sabtu, (15/8/2026).

Dalam rapat berlangsung, mahasiswa KKN dan pemuda Mado membahas sejumlah persiapan teknis, mulai dari susunan kegiatan, pembagian tugas panitia, hingga kebutuhan perlengkapan.

Ketua Panitia, Rahman Edo, mengatakan perayaan 17 Agustus tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang mempererat kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat.

“Bagi kami, 17 Agustus bukan hanya soal menang atau kalah dalam perlombaan. Anak-anak bisa bermain, pemuda bergerak, orang tua berkumpul. Kalau semua terlibat, kemerdekaan akan terasa di tengah masyarakat,” imbuh Rahman.

Ia berharap seluruh pihak yang terlibat menjaga kekompakan agar kegiatan berjalan lancar dan memberikan kesan positif bagi warga Kelurahan Mado.

“Kami ingin kegiatan ini meninggalkan kesan bagi masyarakat Mado, Teman-teman KKN dan pemuda harus bekerja bersama. Harapannya seluruh rangkaian berjalan lancar sampai selesai tanpa kendala,” ungkapnya

Panitia menyiapkan sejumlah perlombaan rakyat, seperti tarik tambang, makan kerupuk, joget balon, lari karung, kelereng, sembur tepung, serta estafet karet. Lomba makan kerupuk dan joget balon akan dipusatkan di Kantor Lurah Mado.

Ketua RT dan RW juga diundang untuk memberikan dukungan dalam menyukseskan kegiatan perayaan kemerdekaan.

Terpisah, Koordinator Desa KKN IAIN Ternate, Sumitro Ucu, mengatakan peringatan 17 Agustus menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan para tokoh bangsa. Nilai perjuangan tersebut, kata dia, perlu diteruskan generasi muda melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.

“17 Agustus adalah salah satu momen sakral untuk merefleksi kembali perjuangan para tokoh bangsa sebagai spirit perjuangan generasi hari ini. Perjuangan itu harus diaplikasikan dalam tindakan nyata dan tidak melenceng dari nilai-nilai kebangsaan,” ujar Sumitro.

Menurut Sumitro, perubahan besar tidak lahir secara instan, melainkan melalui kebiasaan positif yang dilakukan secara konsisten.

“Harapan besarnya, dengan bertambahnya usia bangsa ini, kita sebagai generasi muda, khususnya generasi Kelurahan Mado, bisa mengambil hikmah bahwa perubahan besar tidak terlahir dengan cara di-download atau instan. Perubahan besar akan terlahir bilamana hal positif kecil dilakukan secara kontinu,” katanya.

Kegiatan perayaan kemerdekaan ini melibatkan mahasiswa KKN IAIN Ternate, pemuda, anak-anak, dan warga Kelurahan Mado. Panitia berharap kegiatan tersebut dapat memperkuat hubungan sosial serta menumbuhkan semangat kebersamaan di tengah masyarakat.(*)