Ternate,Pulau Hiri, Baperone — Semarak menyambut bulan suci Ramadhan kembali terasa di Kelurahan Tomajiko. Kampung Ramadhan IV resmi dibuka pada Minggu, 22 Februari 2026 pukul 15.00 WIT Kemarin, dalam suasana penuh kekeluargaan dan antusiasme warga.
Kegiatan tahunan yang telah memasuki tahun keempat ini digelar atas kerja sama Pengurus Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) Nurul Aaminin, pemuda-pemudi, serta seluruh masyarakat Kelurahan Tomajiko. Sejak beberapa pekan terakhir, berbagai persiapan telah dilakukan demi memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan maksimal dan memberi manfaat luas bagi warga.
Koordinator II Kampung Ramadhan, Suryadi Saleh, dalam sambutannya menegaskan bahwa Kampung Ramadhan telah ditetapkan sebagai satu-satunya agenda tahunan setiap bulan suci Ramadhan di Tomajiko.
“Sebelum tiba waktunya, kami sudah mempersiapkan seluruh komponen kegiatan. Karena seluruh agenda Kampung Ramadhan sangat bermanfaat, baik bagi masyarakat maupun anak muda di kampung ini.Ini sudah kami lakukan beberapa tahun kemarin, dan sekarang yang keempat kalinya. Semoga tahun ini jauh lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
Acara pembukaan tersebut dihadiri langsung oleh seluruh lapisan masyarakat, mulai dari tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga warga dari berbagai RT di Tomajiko. Kebersamaan yang terbangun menjadi gambaran kuatnya solidaritas sosial di tengah masyarakat Pulau Hiri.
Lurah Tomajiko, Muda Ibrahim, S.IP, dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka Kampung Ramadhan ke-IV, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bernilai spiritual, tetapi juga berdampak pada pengembangan ekonomi warga selama bulan Ramadhan.
Menurutnya, kehadiran Pasar Ramadhan yang menjadi bagian dari rangkaian kegiatan mampu mendorong perputaran ekonomi masyarakat, terutama bagi ibu-ibu yang dengan penuh semangat menyiapkan dan menjual takjil di pasar sederhana tersebut.

“Antusias ibu-ibu dalam membuat dan menjual takjil sangat tinggi. Ini menjadi bukti bahwa Kampung Ramadhan bukan hanya ruang ibadah, tetapi juga ruang pemberdayaan ekonomi warga,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesinambungan kerja sama antara pengurus BKM, pemuda, dan masyarakat untuk keberlanjutan kegiatan-kegiatan positif di masa mendatang.
Di akhir sambutannya, Lurah Tomajiko mengingatkan seluruh masyarakat dan generasi muda untuk tetap menjaga silaturahmi selama bulan Ramadhan, memperhatikan jam belajar malam, serta mengawal pelaksanaan jadwal mengaji di pangaji bagi anak-anak Tomajiko.
“Merawat kampung ini adalah tanggung jawab kita bersama. Ramadhan harus menjadi momentum memperkuat iman, pendidikan, dan kebersamaan,” tegasnya.
Sebelum memasuki bulan suci, rangkaian kegiatan telah diawali dengan tahlilan dan ziarah makam para joguru di Tomajiko sebagai bentuk penghormatan terhadap para tokoh agama dan pendahulu kampung.
Adapun sejumlah agenda Kampung Ramadhan ke-IV Tomajiko, Pulau Hiri, meliputi:
1.Ziarah makam para joguru
2.Doto Ngaji dan hafalan ayat pendek
3.Pasar Ramadhan
4.Buka puasa bersama dan ceramah malam Nuzul Qur’an
5.Sedekah anak yatim
6.Buka puasa bersama dan Majarita Kitab Ta’lim Muta’allim
7.Perayaan ela-ela keliling Hiri
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kampung Ramadhan IV Tomajiko diharapkan menjadi ruang ibadah, edukasi, sekaligus pemberdayaan masyarakat yang semakin baik dari tahun ke tahun, serta memperkuat identitas religius dan sosial masyarakat Pulau Hiri.

Tinggalkan Balasan